Jumat, 21 Juni 2013

Quotes ke-3

Andaikan pacaran itu semudah saat mengatakan putus. Mungkin semuanya simple yakan;)


Andaikan semua ini nyata mungkin aku akan berhenti untuk bermimpi...

Ngomongnya cinta. Sekali udah putus bercarut-carut terus bilang fvck love. Ah alibi ~

Aku ini gak pintar. Aku cuma pengen hasil sendiri. Gak mau jadi orang munafik dan bermuka dua seperti mereka....


Andaikan mencari perhatian kamu itu semudah meminta uang kepada orang tua mu. Mungkin lebih enak kali yaaa


Gak perlu lah jadi orang sok-sok punya buat di kenal orang. Cukup jadi dirimu sendiri, mungkin di kenal orang banyak.;)


Gak tau deh. Macam mana bentuk kawan kalau senang&butuhnya aja baru datang...


Inti dari segala inti yaitu km gak peka. Dan aku capek ngasih kode. Sekian!


Kaya gini kalau cuma suka diam-diam. Kecewa terus adanya;')))


Kalau diam-diam gini suka kangen jg, tapi gak mau bilang...


Kalau aku cowo mgkn sekarang aku nembak cewek. Bosan jomblo, biasanya gitu sih kalau cowo :|


Aku suka km diam-diam. Dan di situlah, aku cuma bisa liat km dari jauh. Dan melihat km bahagia jika km tersenyum;)

Rabu, 10 April 2013


7 SUNNAH RASULULLAH YANG HARUS DIJAGA




Cerdasnya orang yang beriman adalah, dia yang mampu mengolah hidupnya yang sesaat, yang sekejap untuk hidup yang panjang. Hidup bukan untuk hidup, tetapi hidup untuk Yang Maha Hidup. Hidup bukan untuk mati, tapi mati itulah untuk hidup.


Kita jangan takut mati, jangan mencari mati, jangan lupakan mati, tapi rindukan mati. Karena, mati adalah pintu berjumpa dengan Allah SWT. Mati bukanlah cerita dalam akhir hidup, tapi mati adalah awal cerita sebenarnya, maka sambutlah kematian dengan penuh ketakwaan.

Hendaknya kita selalu menjaga tujuh sunnah Nabi setiap hari. Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah:

Pertama, Tahajjud

karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.

Kedua, membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari

Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.

Ketiga,

Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu shubuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke masjid, karena masjid merupakan pusat keberkahan, bukan karena panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang mencari orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.

Keempat,

jaga shalat Dhuha karena kunci rezeki terletak pada shalat dhuha.

Kelima

jaga sedekah setiap hari.

Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.

Keenam

jaga wudhu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yang berwudhu. Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, “Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu shalat walau ia sedang tidak shalat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, ampuni dosa dan sayangi dia ya Allah”.

Ketujuh, amalkan istighfar setiap saat.

Dengan istighfar masalah yang terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.

Dzikir, kata Arifin Ilham, adalah bukti syukur kita kepada Allah. Bila kita kurang bersyukur, maka kita kurang berdzikir pula, oleh karena itu setiap waktu harus selalu ada penghayatan dalam melaksanakan ibadah ritual dan ibadah ajaran Islam lainnya.

“Dzikir merupakan makanan rohani yang paling bergizi,” katanya, dan dengan dzikir berbagai kejahatan seperti narkoba, KKN, dan lainnya dapat ditangkal sehingga jauhlah umat manusia dari sifat-sifat hewani yang berpangkal pada materialisme dan hedonisme
.

6 RAHASIA & KEUTAMAAN SHALAT DHUHA



Assalammua'laikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Rahasia dan Keutamaan Shalat Dhuha – Shalat duha merupakan salah satu diantara shalat-shalat sunah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Banyak sekali penjelasan hadits yang telah menyebutkan berbagai keutamaan dan keistimewaan shalat Dhuha bagi siapa saja yang melaksanakannya. Berikut ini adalah beberapa hadits Rasulullah Muhammad saw yang menceritakan tentang keutamaan shalat Dhuha, di antaranya:

1. Sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia

Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa Nabi Muhammad saw bersabda:

“Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala” (HR Muslim).

2. Ghanimah (keuntungan) yang besar

Dari Abdullah bin `Amr bin `Ash radhiyallahu `anhuma, ia berkata:

Rasulullah saw mengirim sebuah pasukan perang.
Nabi saw berkata: “Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!”.

Mereka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan banyaknya ghanimah (keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat kembali (karena dekat jaraknya).

Lalu Rasulullah saw berkata; “Maukah kalian aku tunjukkan kepada tujuan paling dekat dari mereka (musuh yang akan diperangi), paling banyak ghanimah (keuntungan) nya dan cepat kembalinya?”


Mereka menjawab; “Ya!

Rasul saw berkata lagi:
“Barangsiapa yang berwudhu’, kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dia lah yang paling dekat tujuanannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya.” (Shahih al-Targhib: 666)

3. Sebuah rumah di surga

Bagi yang rajin mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muahammad saw:

“Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga.” (Shahih al-Jami`: 634)

4. Memeroleh ganjaran di sore hari

Dari Abu Darda’ ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw berkata:

Allah ta`ala berkata: “Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya” (Shahih al-Jami: 4339).

Dalam sebuah riwayat juga disebutkan: “Innallaa `azza wa jalla yaqulu: Yabna adama akfnini awwala al-nahar bi’arba`i raka`at ukfika bihinna akhira yaumika”

(Sesungguhnya Allah `Azza Wa Jalla berkata: “Wahai anak Adam, cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awal hari, maka aku akan mencukupimu di sore harimu”).

5. Pahala Umrah

Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah saw bersabda:

“Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barang siapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan `umrah…” (Shahih al-Targhib: 673).

Dalam sebuah hadits yang lain disebutkan bahwa Nabi saw bersabda:

“Barang siapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna..” (Shahih al-Jami`: 6346).

6. Ampunan Dosa

“Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR Tirmidzi).

Semoga sedikit kutipan mengenai Rahasia dan Keutamaan Shalat Dhuha ini bisa membuat kita lebih giat lagi dalam menjalankan shalat dhuha, dan bagi yang belum melaksanakannya bisa memulai untuk menjalankannya… Aamiin…

Sumber:RAFAQ
O

HAL-HAL YANG MENAKUTKAN DI ALAM KUBUR


Apabila kita mengamati nash-nash yang shahîh dari al-Qur‘ân dan Sunnah serta ditopang oleh pemahaman dan pandangan para Ulama dalam memahami nash-nash tersebut, maka diketahui bahwa manusia akan melewati empat alam kehidupan, yaitu: alam rahim, alam dunia, alam barzakh (kubur), alam akhirat. 

Semua proses kehidupan setiap alam tersebut memiliki kekhususan masing-masing, tidak bisa disamakan antara satu dengan lainnya. Misalnya alam rahim, mungkin saja bisa diketahui sebagian proses kehidupan di sana melalui peralatan kedokteran yang canggih, tapi di balik itu semua, masih banyak keajaiban yang tidak terungkap dengan jalan bagaimana pun. Semua itu merupakan rahasia yang sengaja Allah Azza wa Jalla tutup dari ilmu dan pandangan umat manusia. Allah Azza wa Jalla telah menerangkan dalam firman-Nya yang berbunyi:



وَمَا أُوتِيتُم مِّنَ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا

Tidaklah kalian diberi ilmu kecuali sedikit saja. [al-Isrâ‘/17:85]

Apalagi bila kita hendak berbicara tentang kehidupan alam kubur dan alam akhirat, tiada pintu yang bisa kita buka kecuali pintu keimanan terhadap yang ghaib, melalui teropong nash-nash al-Qur‘ân dan Sunnah. Beriman dengan hal yang ghaib adalah barometer pembeda antara seorang Mukmin dengan seorang kafir, sebagaimana termaktub dalam firman Allah Azza wa Jalla :

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ

Kitab (al-Qur‘ân) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib”. [al-Baqarah/2:2-3]

Banyak nash dari al-Qur‘ân dan Sunnah yang mengukuhkan persoalan ini, yang tidak mungkin diuraikan dalam tulisan yang singkat ini.

KEADAAN MANUSIA DI ALAM KUBUR
Setiap manusia yang hidup di dunia ini pasti akan melewati alam kubur. Alam ini disebut pula alam barzakh yang artinya perantara antara alam dunia dengan alam akhirat, sebagaimana firman Allah k yang artinya, “Apabila kematian datang kepada seseorang dari mereka, ia berkata, “Ya Rabbku kembalikanlah aku (ke dunia) agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekalikali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada Barzakh (pembatas) hingga hari mereka dibangkitkan. [al-Mukminûn/23:100]

Para ahli tafsir dari Ulama Salaf sepakat mengatakan, “Barzakh adalah perantara antara dunia dan akhirat, atau perantara antara masa setelah mati dan hari kebangkitan. [1].



Alam Barzakh dinamakan dengan alam kubur adalah karena keadaan yang umum terjadi. Karena pada umumnya jika manusia meninggal dunia, dia dikubur dalam tanah. Namun, bukan berarti orang yang tidak dikubur terlepas dari peristiwa-peristiwa alam barzakh. Seperti orang yang dimakan binatang buas, tenggelam di lautan, dibakar ataupun terbakar. Sebab Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Seperti yang diceritakan Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya:

عَنْ أَبِي هُر َيْرَةَ أَنَّ رَسُوْلَ اللَّه صَلى اللَّهِ عَلَيْهِ وَ سَلَمَ قَالَ قَالَ رَجُلٌ لَمْ يَعْمَل خَيْرًاقَطُّ فَإِذَا مَاتَ فَحَرِّقُوْهُ وَاذْرُوْانِصفَهُ فِي البَرِّ وَنِصفَهُ فِي الْبَحْرِ فَوَ اللَِّهِ لَئِنْ قَدَرَ اللَّهُ عَلَيْهِ لَيُعَذِ بَنَّهُ عَذَابًا لاَ يُعَذِّبُهُ أَحَدًا مِنْ العَالَمِيْنَ فَأَمَرَ اللّهُ الْبَحْرَ فَجَمَعَ مَافِيْهِ وَأَمَرَ الْبَرَّ فَجَمَعَ مَا فِيْهِ ثُمَّ قَالَ لِمَ فَعَلْتَ قَالَ مِنْ خَشْيَتِكَ وَأَنْتَ أَعْلَمُ فَغَفَرَلَهُِ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seorang yang tidak pernah beramal baik sedikit pun berkata kepada keluarganya: apabila ia meninggal maka bakarlah dia, lalu tumbuk tulangnya sehalus-halusnya. Kemudian sebarkan saat angin kencang bertiup, sebagian di daratan dan sebagian lagi di lautan. Lalu ia berkata, ‘Demi Allah, jika Allah mampu untuk menghidupkannya, tentu Allah akan mengazabnya dengan azab yang tidak diazab dengannya seorang pun dari penduduk alam. Maka Allah memerintahkan lautan dan daratan untuk mengumpulkan abunya yang terdapat didalamnya. Maka tiba-tiba ia berdiri tegak. Lalu Allah bertanya kepadanya, “Apa yang mendorongnya untuk melakukan hal tersebut? Ia menjawab, “karena takut kepada-Mu dan Engkau lebih mengetahui (isi hatiku)”. Kemudian Allah mengampuninya. [2]

Dari kisah di atas dapat kita lihat bagaimana seseorang tersebut berusaha untuk lari dari azab Allah Azza wa Jalla dengan cara yang menurut akal pikirannya dapat membuatnya lolos dan lepas dari azab Allah Azza wa Jalla. Tetapi hal tersebut tidak dapat melemahkan kekuasaan Allah Azza wa Jalla . Bila seandainya ada seseorang mau melakukan tipuan terhadap Allah Azza wa Jalla agar ia terlepas dari azab kubur, sesungguhnya kekuasaan Allah Azza wa Jalla jauh lebih kuat daripada tipuannya. Pada hakikatnya yang ditipu adalah dirinya sendiri.

Di alam kubur manusia akan mengalami kehidupan barzakh sampai terompet sangkakala ditiup oleh malaikat Israfil. Di sana, ada yang bersukacita dan ada pula yang berdukacita, ada yang bahagia dan ada pula yang menderita. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Barâ’ bin ‘Azib Radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya seorang hamba apabila akan menjumpai kehidupan akhirat dan berpisah dengan kehidupan dunia, para malaikat turun mendatanginya, wajah mereka bagaikan matahari. Mereka membawa kain kafan dan minyak harum dari surga. Para malaikat tersebut duduk dengan jarak sejauh mata memandang. Kemudian malaikat maut mendatanginya dan duduk dekat kepalanya seraya berkata, “Wahai jiwa yang baik keluarlah menuju ampunan dan keridhaan Allah.” Maka keluarlah ruh itu bagaikan air yang mengalir dari mulut wadah air minum. Maka malaikat maut mengambil ruhnya. Bila ruh itu telah diambil, para malaikat (yang membawa kafan dan minyak harum) tidak membiarkan berada di tangannya walaupun sekejap mata hingga mengambilnya. Lalu mereka bungkus ruh itu dengan kafan dan minyak harum tersebut. Maka keluarlah darinya aroma, bagaikan aroma minyak kasturi yang paling harum di muka bumi. Mereka membawa ruh itu naik menuju (ke langit). Mereka melewati para malaikat yang bertanya, “Siapa bau harum yang wangi ini?” Maka mereka menyebutnya dengan panggilan yang paling baik di dunia. Sampai naik ke langit, lalu mereka meminta dibukakan pintu langit, maka lalu dibukalah untuknya. Malaikat penghuni setiap langit mengiringinya sampai pada langit berikutnya. Dan mereka berakhir pada langit ketujuh. Allah berkata, ‘Tulislah kitab hamba-Ku pada ‘Illiyyin (tempat yang tinggi) dan kembalikan ia ke bumi, sesungguhnya Aku menciptakan mereka dari bumi, kemudian di sanalah mereka dikembalikan dan akan dibangkitkan kelak. Selanjutnya, ruhnya dikembalikan ke jasadnya. Lalu datanglah kepadanya dua malaikat,keduanya menyuruhnya untuk duduk. Kedua malaikat itu bertanya kepadanya, ‘Siapa Rabbmu?’ Ia menjawab, “Rabbku adalah Allah”. ‘Apa agamamu?’ Ia menjawab,agamaku Islam’. ‘Siapa orang yang diutus kepadamu ini?’ Ia menjawab, ‘Ia adalah Rasulullâh. ‘Apa ilmumu?’ Ia menjawab, ‘Aku membaca kitab Allah dan beriman dengannya’. Lalu diserukan dari langit, ‘Sungguh benar hambaku’. Maka bentangkanlah untuknya tikar dari surga-Ku. Dan bukakan baginya pintu surga. Maka datanglah kepadanya wangi surga dan dilapangkan kuburnya sejauh mata memandang. Selanjutnya, datang kepadanya orang yang berwajah tampan, berpakaian bagus dan harum mewangi. Ia (orang berwajah tampan) berkata, “Bergembiralah dengan semua yang menyenangkanmu. Inilah hari yang dijanjikan untukmu.” Maka ia (mayat) pun bertanya, “Siapa anda, wajahmu yang membawa kebaikan?” Maka ia menjawab, “Aku adalah amalmu yang shaleh”. Ia bertanya lagi, “Ya Allah, segerakanlah Kiamat agar aku bisa kembali kepada keluarga dan hartaku.”

Dan bila seorang kafir, ia berpindah dari dunia dan menuju ke alam akhirat. Dan para malaikat turun dari langit menuju kepadanya dengan wajah yang hitam. Mereka membawa kain rami yang kasar, mereka duduk dengan jarak dari mayat sejauh mata memandang. Kemudian datanglah malaikat maut duduk di dekat kepalanya. Ia berkata, “Wahai jiwa yang kotor, keluarlah menuju kemurkaan Allah.” Selanjutnya, ruhnya pun menyebar ke seluruh tubuhnya dan malaikat maut mencabut ruhnya dengan kuat seperti mencaput sisir besi dari ijuk yang basah. Bila ruh itu telah diambil, para malaikat itu tidak membiarkannya sekejap mata di tangan malaikat maut, sampai para malaikat meletakkannya pada kain rami yang kasar tersebut. Kemudian ia mengeluarkan bau yang paling busuk di muka bumi. Selanjutnya para malaikat membawa naik ruh tersebut. Tiada malaikat yang mereka lewati kecuali mereka mengatakan, ‘Bau apa yang sangat keji ini?’ ia dipanggil dengan namanya yang paling jelek waktu di dunia. ketika arwahnya sampai pada langit dunia dan malaikat meminta pintunya dibuka, akan tetapi tidak diizinkan. Kemudian Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca firman Allah:

لَا تُفَتَّحُ لَهُمْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَلَا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّىٰ يَلِجَ الْجَمَلُ فِي سَمِّ الْخِيَاطِ

Tidak dibukakan untuk mereka pintu langit, dan mereka tidak akan masuk surga sampai onta masuk ke dalam lubang jarum”. [al-A‘râf/7:40]

Setelah itu, Allah Azza wa Jalla berkata, “Tulislah catatan amalnya di Sijjîn pada lapisan bumi yang paling bawah”.Dan ruhnya dilemparkan jauh-jauh. Kemudian Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca ayat:

وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنَ السَّمَاءِ فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ أَوْ تَهْوِي بِهِ الرِّيحُ فِي مَكَانٍ سَحِيقٍ

Barangsiapa yang berbuat syirik kepada Allah, maka seolah-olah ia telah terjatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan oleh angin ke tempat yang jauh [al-Hajj/22:31]

Setelah itu ruhnya dikembalikan ke jasadnya, dan datang kepadanya dua orang malaikat yang menyuruhnya duduk. Kedua malaikat itu bertanya, ‘Siapa Rabbmu? ia menjawab, ‘Ha ha, aku tidak tahu’. Mereka bertanya lagi, “Siapakah orang yang diutus kepadamu ini?” Ia menjawab, “Ha ha, aku tidak tahu.” Maka seseorang menyeru dari langit, “Sungguh ia telah berdusta.” Bentangkan tikar untuknya dari api neraka dan bukakan salah satu pinti neraka untuknya. Maka datanglah kepadanya angin panas neraka. Lalu kuburnya disempitkan sehingga tulang-tulang rusuknya saling berdempet. Kemudian datang kepadanya seorang yang berwajah jelek, berpakaian jelek dan berbau busuk. Orang itu berkata,“Berbahagialah dengan apa yang menyakitimu, inilah hari yang dijanjikan padamu.” Lalu ia (mayat) bertanya, “Siapa engkau yang berwajah jelek?” Ia menjawab, “Aku adalah amalanmu yang keji.” Lalu mayat itu mengatakan, “Rabb ku janganlah engkau datangkan Kiamat.” [3]

Jika seorang Muslim mau merenung sejenak bagaimana keadaan dan kondisi kehidupannya nanti di alam kubur, niscaya ia akan menjauhi perbuatan maksiat dan dosa. Bayangkan, bagaimana keadaan kita ketika berada dalam sebuah lubang yang sempit lagi gelap, serta tidak ada cahaya sedikit pun. Betapa mencekam suasana gelap itu dan menimbulkan rasa takut yang dalam, napas terasa sesak, semakin lama semakin sulit untuk bernapas, rasa haus, lapar, panas, mau berteriak tidak seorang pun yang mendengar.

Akan tetapi alam kubur jauh berbeda dari semua itu. Tidak hanya sebatas apa yang tergambar ketika kita berada dalam sebuah lubang sempit dan gelap. Suasana di sana akan ditentukan oleh amalan kita sewaktu di dunia. Orang yang beramal shaleh waktu di dunia, ia akan lulus dalam menjawab pertanyaan malaikat. Tidur di atas hamparan tikar dari surga, ditemani oleh orang berbau wangi dan berwajah tampan. Kemudian senantiasa mencium bau harum hembusan angin surga.

Adapun orang yang ketika hidup di dunia bergelimang dosa dan maksiat, apalagi melakukan perbuatan syirik. Ia tidak akan bisa menjawab pertanyaan malaikat. Tidur di atas hamparan tikar dari api neraka, di temani oleh orang berbau busuk dan berwajah buruk. Kemudian ia senantiasa mencium bau busuk hembusan panas api neraka. Bahkan setiap manusia akan diperlihatkan tempat tinggalnya saat di alam kubur pada waktu pagi dan sore. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya:

إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا مَاتَ عُرِضَ عَلَيْهِ مَقْعَدُهُ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِىِّ إِنْ كَانَ مِنْ أَهِلِ الْجَنَّةِ فَمِنْ أَهلِ الجَنَّةَ وَإِنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ النَّارِ فَمِنْ أَهْل النَّار يُقَالُ هََِذَا مَقْعَدُكَ حَتَّى يَبْعَشَكَ اللَّهُ إِلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Apabila seseorang telah mati, akan diperlihatkan kepadanya tempat tinggalnya pada waktu pagi dan sore. Jika ia termasuk penghuni surga, maka diperlihatkan tempatnya di surga. Dan jika ia dari penghuni neraka maka diperlihatkan tempatnya di neraka. Kemudian dikatakan kepadanya, “Inilah tempatmu yang akan engkau tempati pada hari Kiamat”. [HR Muslim no. 5110, Ahmad no. 5656, Mâlik no. 502]

Di antara hikmah diperlihatkannya tempat seseorang di akherat kelak ketika berada di alam kubur adalah agar semakin menimbulkan rasa syukur dalam diri orang yang beramal shaleh. Ini adalah salah satu bentuk nikmat yang dirasakannya dalam alam kubur. Adapun bagi orang berbuat dosa, maka itu akan semakin menambah rasa kekecewaan dan penyesalan dalam dirinya. Ini adalah salah satu bentuk azab yang dialaminya dalam alam kubur. Hal ini sebagaimana disebutkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya:

لاَ يَدْ خُلُ أَحَدٌ الْجَنَّةَ إِلاَّ أُرِيَ مٌَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ لَوْ أَسَاءَ لِيَزْ دَادَ شُكرْرًا وَلاَ يَدْ خُلُ النَّارَ أَحَدٌ إِلاَّ أُرِيَ مَقْعَدَهُ مِنْ الْجَنَّةِ لَوْ أحْسَنَ لِيَكُوْن عَلَيْهِ حَسْرَةً

Tidak seorang pun masuk ke dalam surga kecuali diperlihatkan kepadanya tempatnya di neraka,seandainya ia berbuat jelek, agar bertambah rasa syukurnya. Dan tidaklah seorang pun masuk ke dalam neraka kecuali diperlihatkan kepadanya tempatnya di surga, seandainya ia berbuat baik, agar semakin bertambah atasnya rasa penyesalannya”. [HR al-Bukhâri no. 6084 dan Ahmad]

Dalam riwayat lain disebutkan: “Apabila seorang hamba diletakkan di kuburnya, dan para pelayatnya pergi meninggalkannya, sesungguhnya ia mendengar derap terompah mereka. Kemudian datanglah kepadanya dua orang malaikat dan menyuruhnya duduk. Mereka bertanya kepadanya, ‘Apa perkataanmu tentang orang ini?’ Adapun orang Mukmin, maka ia akan menjawab, Aku bersaksi bahwa ia adalah hamba Allah dan utusan-Nya. Lalu dikatakan kepadanya, ‘Lihatlah tempatmu di neraka. Sungguh, Allah telah menukarnya dengan surga, maka ia melihat keduanya. berkata Qatâdah, ‘Disebutkan kepada kami bahwa kuburnya di luaskan tujuh puluh hasta, yang dipenuhi oleh tumbuhan hijau sampai hari mereka dibangkitkan.” [HR al-Bukhâri no. 1285, Muslim no. 5115, Ahmad no. 11823]

KESIMPULAN:
1. Azab kubur bersifat umum bagi seluruh manusia,tidak khusus bagi umat nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam .
2. Di antara azab atau nikmat kubur ada yang berhubungan dengan ruh dan jasad secara bersamaan dan ada pula yang khusus berhubungan dengan ruh saja.
3. Semua ruh orang yang telah meninggal dunia berada di alam Barzakh, sekalipun ia dimakan binatang buas ataupun dibakar.
4. Seseorang tidak akan masuk surga atau neraka kecuali setelah terjadinya hari Kiamat dan dibangkitnya seluruh manusia dari kuburnya.

PELAJARAN DI BALIK KEIMANAN KEPADA AZAB KUBUR
1. Menanamkan dalam diri seseorang sikap mawas diri dalam meninggalkan perintah-perintah agama.
2. Memiliki kemauan yang tinggi dalam melakukan amal shaleh, agar mendapat keberuntungan di alam kubur.
3. Menimbulkan rasa takut dalam diri seseorang untuk melakukan maksiat, agar terhindar dari azab kubur.
Wallâhu a‘lam
.

SEJARAH TURUNNYA AL-QUR'AN


Di bulan suci Ramadhan, seperti biasa setiap malamnya saya melaksanakan shalat tarawih di mesjid Al-Ikhlas yang berada tidak jauh dari rumah. Malam itu, ustadz yang mengisi kultum di mesjid tersebut menceritakan tentang asal mula turunnya Al Quran. Posting berikut ini adalah sedikit resume yang saya buat setelah mendapatkan kultum dari Ustadz tersebut.

Al Quran diturunkan oleh Allah kepada nabi Muhammad SAW melalui perantara malaikat Jibril. Al Quran terdiri dari 30 Juz, 6666 ayat, 114 surah dan diturunkan setahap demi setahap selama kurang lebih dua puluh tiga tahun.

Al Quran diturunkan kepada nabi Muhammad dengan tiga cara, yaitu pertama malaikat Jibril turun dalam wujud manusianya dan membacakan ayat-ayat Al Quran kepada nabi Muhammad, kemudian beliau mengikutinya. Kedua, adalah Al Quran turun tanpa perantara malaikat Jibril, sehingga tiba-tiba saja ayat-ayat Al Quran tersebut muncul dalam pikiran nabi Muhammad dan yang ketiga adalah Al Quran turun dengan didahului terdengarnya suara gemerincing lonceng yang sangat kuat. Cara terakhir adalah cara yang dirasa nabi Muhammad sangat berat saat menerima wahyu Allah SWT.

Al Quran yang telah diturunkan ini kemudian diajarkan kepada keluarga dan sahabat-sahabat nabi terlebih dahulu sebelum akhirnya disyiarkan secara terang-terangan kepada masyarakat luas. Pada awalnya Al Quran ini hanya dituliskan pada media seadanya saja seperti kulit unta, tulang binatang dan lain-lain, mengingat pada zaman itu belum ditemukan manfaat kertas sebagai media untuk menuliskan Al Quran.

Pada zaman nabi Muhammad, Al Quran tidak diperbolehkan untuk ditulis, melainkan hanya dihafalkan saja di luar kepala baik oleh nabi Muhammad maupun sahabat-sahabatnya. Sementara itu, untuk menjaga kemurnian Al Quran, setiap malam di bulan Ramadhan malaikat Jibril turun ke bumi dan membacakan ayat-ayat Al Quran tersebut dan nabi Muhammad mendengarkannya dengan seksama. Nabi Muhammad sendiri melarang penulisan Al Quran ini dalam media apapun dalam satu kesatuan.

Setelah nabi Muhammad meninggal dunia, tongkat kepemimpinan Islam diberikan kepada kalifah Abu Bakar As syidiq. Pada masa kepemimpinan Abu Bakar ini, orang-orang Islam yang tipis imannya mulai banyak yang meninggalkan Islam. Mereka meninggalkan semua perintah-perintah Allah seperti shalat, puasa dan zakat. Selain itu, bermunculan pula nabi-nabi palsu yaitu orang-orang yang mengaku sebagai penerus nabi Muhammad.

Bayangkan saja, ternyata sejak ratusan tahun yang lalu sudah banyak bermunculan nabi-nabi palsu ke dunia ini. Maka tentu bukan suatu hal yang mengherankan jika sampai posting ini ditulispun masih saja ada orang-orang yang mengaku dirinya adalah nabi. Di Indonesia yang sebagian besar penduduknya muslim ini saja ada banyak kasus kemunculan nabi palsu. Di antaranya Ahmad Mussadeq, Lia Eden dan lain-lain.

Kasus terbaru dan masih hangat adalah masalah aliran Ahmadiyah yang menganggap bahwa Ahmad Mirza adalah nabi penerus nabi Muhammad. Padahal Ahmad Mirza adalah nabi yang diangkat oleh ratu Inggris atas jasa-jasanya memimpin sebagian umat muslim Pakistan untuk berperang melawan muslim-muslim yang memberontak kepada kerajaan Inggris yang saat itu menjajah Pakistan. Ratu Inggris kemudian menyatakan bahwa Ahmad Mirza adalah “Nabi baru” umat Islam yang cinta perdamaian. <---- Tulisan yang dicetak miring adalah tambahan dari penulis sendiri dan bukan merupakan bagian dari kultum.

Kembali lagi ke zaman Kalifah Abu Bakar, dengan munculnya nabi-nabi palsu ini, maka Kalifah Abu Bakar kemudian memerintahkan para sahabat untuk memerangi nabi-nabi palsu dan umat Islam yang tipis imannya itu. Sayangnya, banyak sahabat nabi yang hafal Al Quran dalam rangka menegakkan agama Islam kemudian berguguran satu demi satu.

Melihat hal ini, kemudian Umar bin Khatab menyarankan kepada Kalifah Abu Bakar untuk mengumpulkan ayat-ayat Al Quran dan menuliskannya menjadi satu kitab saja. Awalnya, ide ini ditentang oleh Kalifah Abu Bakar, karena menurut beliau nabi Muhammad sendiri yang melarang penulisan ayat-ayat Al Quran tersebut, namun setelah melalui perdebatan panjang dan demi menegakkan agama Islam, akhirnya Kalifah Abu Bakar pun mengalah. Setelah itu, dibentuklah panitia pengumpulan dan penulisan Al Quran tersebut.

Ayat-ayat Al Quran itu kemudian dikumpulkan dan ditulis ulang oleh Zaid bin Tsabit. Pada masa Kalifah Umar bin Khatab, kitab Al Quran hanya berjumlah lima buah dan disimpan di lima tempat yang berbeda antara lain, Mekkah, Basrah, Madinah, dan disimpan oleh Kalifah Umar sendiri.

Pada era kepemimpinan Utsman bin Affan, beliau berhasil menaklukkan Syria yang terlebih dahulu sudah mengenal kertas sebagai media untuk menulis. “Teknologi baru“ ini kemudian dimanfaatkan untuk memperbanyak kitab Al Quran. Akibatnya, sekarang semua orang dapat membaca, mengkaji dan memperdalam Al Quran dimanapun dan kapanpun juga. Bahkan, pada zaman sekarang Al Quran diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa dengan tentu saja tetap menuliskan ayat-ayat asli Al Quran yang masih berbahasa Arab, sehingga kemurnian Al Quran Insya Allah masih terjaga kemurniannya bahkan sampai sekarang sekalipun. Terjemahan yang ada dalam Al Quran ini semata-mata hanya untuk mempermudah umat Islam untuk mempelajari Al Quran.

17 TANDA-TANDA KEMATIAN DALAM KEADAAN BAIK


Alamat mati dalam Husnulkhathimah (keadaan baik):

1.. Sempat mengucap dua kalimah syahadah.

2.. Berpeluh didahi.
Sabda Rasulullah:”Bahwa matinya seseorang mukmin itu dengan keluarnya peluh didahi”,
Riwayat oleh Ahamd dan Termidzi.




3.. Mati pada malam atau hari Jumaat.
Sabda Rasulullah “Tidak seorang muslim pun yang mati pada hari atau malam Jumaat melainkan Allah akan menjaganya dari fitnah kubur.”

4.. Mati di medan perang karena membela agama Allah.

5.. Bagi orang yang mati syahid ada 6 kelebihan:
i) Akan diampuni dengan serta merta dosanya serta diperlihatkan tempat duduknya disyurga (kecuali mereka yang masih ada urusan hutang).
ii) Diselamatkan dari seksa kubur.
iii) Aman dari ketakutan yang teramat besar dan dahsyat.
iv) Diperhiasi dengan iman.
v) Dikahwinkan dengan bidadari (semiskin – miskin ialah 49 bidadari).
vi) Dapat memberi syafaat kepada 70 orang keluarganya. Riwayat oleh Termizi, Ahamd dan Ibnu Majah.

6.. Mati karena melahirkan anak.

7.. Mati karena taun,
Sabda Rasulullah, “taun itu satu kematian syahid bagi setiap mukmin”. (Hendaklah ia sabar dan redha menganggungnya). Riwayat oleh Muslim.

8.. Mati akibat sakit perut maka ia mati syahid,
sabda Rasulullah. Dan barang siapa mati karena sakit perut maka ia mati syahid”.
Riwayat oleh Muslim.

9.. Mati tengelam dan tertimbus oleh bangunan.

10.. Mati terbakar. Riwayat Tabrani.

11.. Mati dalam nifas. Riwayat At Tabrani.

12.. Mati kerana sakit TB.
Sabda Rasulullullah, “orang yang mati karena menanggung penyakit kurus kering ia mati syahid.”
Riwayat Tabrani.

13.. Mati akibat luka perang di jalan Allah.
Sabda Rasulullah :”Barangsiapa yang luka karena perang di jalan Allah itu mati, maka berarti ia syahid, atau kena pijak oleh unta atau kudanya atau ia mati ditempat tidurnya (setelah berperang itu) dengan sebab apa – apa pun yang dikehendaki oleh Allah, maka sesungguhnya ia adalah mati syahid dan akan masuk syurga”. Riwayat Daud.

14.. Mati mempertahankan harta. Riwayat Bokhari.

15.. Mati karena mempertahankan diri. Sabda Rasulullah “Barangsiapa terbunuh karena mempertahankan darahnya (dirinya) maka ianya mati syahid.” Riwayat Abu Daud.

16.. Mati dalam bersiap – siap untuk berperang dijalan Allah.

17.. Mati ketika sedang beramal soleh seperti sedang menuntut ilmu(ilmu yang dibolehkan oleh Islam) dimasjid atau sedang berdakwah..

Berkata Abu Laith,
“Barangsiapa yang ingin selamat dari seksa kubur maka haruslah ia
melazimi 4 perkara dan meninggalkan 4 perkara:
1.. Menjaga sembahyang 5 waktu.
2.. Banyak bersedekah.
3.. Banyak membaca Al Quran.
4.. Banyak bertasbih.

Dan hendaklah ia meninggalkan:
1.. Meninggalkan dusta.
2.. Meninggalkan sifat khianat.
3.. Meninggalkan sifat mengadu – domba.
4.. Mejaga Kencing.

Sumber:Ryushare

Senin, 08 April 2013


Cara Belajar Bahasa Inggris dengan Cepat dan Mudah?


Setelah membaca hampir 40 artikel mengenai cara untuk belajar bahasa Inggris lalu mengkompilasinya, berikut ini 17 aturan untuk membuat proses belajar bahasa Inggris menjadi lebih baik, lebih cepat, dan lebih mudah. Kami percaya bahwa, siapapun yang mengikuti aturan-aturan ini, akan mengalami peningkatan yang pesat dan hebat dalam proses belajar bahasa Inggris.
Aturan 1: Identifikasi Motivasi dan Hasrat. Agar bisa belajar bahasa Inggris dengan cepat dan mudah, cari tahu motivasi di balik keinginan mu itu. Tanyakan pada diri sendiri kenapa kamu ingin belajar bahasa Inggris. Dengan memahami motivasi mu, akan membantu mu untuk belajar bahasa Inggris dengan lebih tekun.
Aturan 2: Sadari Bahwa Bahasa Inggris itu Sebenarnya Mudah. Jika menurut mu bahasa Inggris itu sulit, maka kamu tidak akan pernah bisa berbahasa Inggris dengan baik. Kunci untuk bisa berbahasa Inggris dengan baik adalah dengan menyadari bahwa bahasa Inggris itu sebenarnya mudah. Apakah bahasa Inggris itu sama sulitnya dengan ilmu bedah plastik atau quantum mekanik? Tidak bukan?
Bahasa Inggris hanyalah sekedar bahasa asing, sesuatu yang biasa di ucapkan tanpa susah payah oleh jutaan orang setiap hari tanpa lebih dulu harus berpikir. Bahasa Inggris hanyalah sekedar skill, sama seperti mengendarai sepeda motor atau mobil. Bahasa Inggris adalah sesuatu yang bisa kamu kuasai, dan kamu pasti bisa menguasainya dengan mudah. Yang kamu butuhkan hanyalah sedikit usaha dan cara berpikir yang tepat. Jadi ingat, bahasa Inggris itu sebenarnya mudah!
Aturan 3: Sadari Bahwa Kamu bisa Berbahasa Inggris dengan Fasih. Semua orang bisa berbahasa Inggris dengan fasih. Kamu juga pasti bisa. Ras atau faktor keturunan tidaklah berpengaruh. Jutaan orang Indonesia yang berdomisili di Amerika bisa berbahasa Inggris dengan fasih, dan secara fisik mereka sama persis dengan mu. Sebagian besar orang yang fasih berbahasa Inggris umumnya mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa ke dua, bahkan bahasa ke tiga yang mereka pelajari.
Dimana kamu tinggal itu bukanlah hal penting. Tinggal di negara yang berbahasa Inggris mungkin bisa membantu mempercepat proses belajar bahasa Inggris, tapi dalam era internet seperti saat ini, dengan TV dan satelite, adalah hal yang sangat mungkin untuk bisa fasih berbahasa Inggris meski tetap hidup dan tinggal di Indonesia. Bukan dimana kamu tinggal yang menentukan, melainkan cara berpikir mu.
Aturan 4: Selalu Pelajari dan Review Kalimat, Bukan Kata demi Kata. Bayangkan seandainya kamu bisa berbahasa Inggris secara otomatis… tanpa harus berpikir lebih dulu. Kata-kata meluncur dengan cepat dan mulus dari lidah mu. Dan kamu juga bisa memahaminya dengan spontan. Untuk bisa melakukan ini, kamu harus mengubah cara yang kamu gunakan dalam mempelajari bahasa Inggris.
Yang pertama, aku harus berhenti mempelajari kata-kata dalam bahasa Inggris! Yap, benar, kamu harus mulai berhenti mempelajari kata-kata dalam bahasa Inggris. Kamu harus berhenti mengingat kata demi kata dalam bahasa Inggris. Orang yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa ke dua tidak belajar bahasa Inggrisdengan cara seperti itu. Mereka belajar bahasa Inggris dengan cara mempelajari kalimat atau Phrases, yaitu sekumpulan kata yang di gabungkan secara natural. Jadi ingat, jangan pernah mempelajari kata demi kata.
Saat menemukan kata-kata yang baru, selalu tuliskan kalimat yang menyertainya. Saat mereviewnya, selalu review kalimat tersebut secara utuh… bukan kata-katanya. Kumpulkan contoh-contoh kalimat sebanyak mungkin, maka skill speaking dan grammar mu akan meningkat 4 sampai 5 kali lebih cepat. Jangan pernah lagi belajar bahasa Inggris dengan mempelajari kata demi kata. Jangan pernah menuliskan satu kata dalam catatan, selalu tuliskan dalam bentuk kalimat yang lengkap. Pelajari kalimatnya saja, bukan kata demi kata.
Aturan 5: Berhenti Belajar Grammar. Stop. Singkirkan semua buku dan catatan mengenai grammar. Sebab, aturan-aturan grammar hanya mengajarkan mu tentang bahasa Inggris. Sedangkan yang kamu inginkan adalah bisa berbahasa Inggris secara otomatis, tanpa lebih dulu harus berpikir.
Berbicara itu sekedar menirukan. Saat kamu berbicara dalam bahasa asing, yang kamu lakukan bukanlah membuat grammar, vocabulary dan pengucapan mu sendiri. Semua grammar, vocabulary dan pengucapan yang kamu lakukan adalah sama dengan yang digunakan oleh orang lain. Begitu juga saat kamu mencoba untuk berbahasa Inggris, tujuan mu adalah untuk menirukan grammar, vocabulary, dan cara pengucapan dari orang lain, sehingga cara berbicara mu menjadi benar dan natural.
Bahasa Inggris adalah bahasa dunia, bukan bahasa grammar.
Aturan 6: Aturan yang Paling Penting — Dengarkan Lebih Dulu. Untuk memahami bahasa Inggris, kamu harus belajar dengan cara mendengarkannya lebih dulu. Jangan dulu membaca buku text. Dengarkan dulu orang yang berbicara dalam bahasa Inggris. Sebab, inilah yang menjadi kunci sukses belajar bahasa Inggris. Mulai sekarang, kamu harus mendengarkan bahasa Inggris setiap hari. Kamu harus mendengarkan bahasa Inggris sebanyak mungkin. Kamu harus mendengarkannya sepanjang waktu.
Tapi bagaimana jika kamu terlalu sibuk hingga tidak punya waktu?
Itu wajar dan bisa di maklumi. Itulah mengapa para ahli selalu merekomendasikan untuk mendengarkan bahasa Inggris sambil melakukan aktivitas lain. Misalnya saat berkendaraan dari satu tempat ke tempat lain, atau saat sedang menunggu, atau di waktu-waktu senggang lainnya. Waktu-waktu seperti itu seharusnya bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang lebih produktif. Dengan melakukannya setiap hari, maka secepatnya kamu bisa melihat seberapa banyak yang bisa kamu pelajari.
Jika kamu banyak mendengarkan program berbahasa Inggris setiap hari, maka skill listening mu akan meningkat dengan pesat. Agar menjadi fasih saat berbicara dalam bahasa Inggris, kamu juga harus memastikan untuk selalu menirukan apa yang kamu dengar. Sebab yang kamu inginkan bukan cuma skill listening mu yang meningkat, tapi juga skill speaking mu. Jadi aturannya adalah dengan mendengarkan sebanyak mungkin.
Tapi apa yang harus di dengarkan?
Yang harus kamu dengarkan tentunya adalah yang apa di dengarkan oleh orang-orang yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa ke dua mereka, atau yang biasa disebut dengan native speaker. Tonton apa yang mereka tonton. Baca apa yang mereka baca. Mulai sekarang, kamu harus banyak mendengarkan dan menonton film, acara TV, buku-buku audio, artikel audio, cerita, dan talk show yang berbahasa Inggris. Gunakan semua materi yang berbahasa Inggris.
Aturan 7: Berbicara Tanpa Rasa Takut. Masalah terbesar yang dihadapi oleh sebagian besar orang saat mempelajari suatu bahasa yang baru adalah ketakutannya sendiri. Mereka merasa takut jangan-jangan mereka nanti mengucapkannya dengan cara yang salah. Atau mereka takut akan tampak seperti orang yang bodoh. Karena itulah, akhirnya mereka memutuskan untuk sama sekali tidak mau berbicara dalam bahasa Inggris.
Kamu tidak boleh melakukan kesalahan yang sama. Karena, cara tercepat untuk mempelajari sesuatu adalah dengan mencoba dan terus mencoba, sampai bisa menguasainya dengan benar. Sama seperti hal lain, belajar bahasa Inggris mengharuskan mu untuk berlatih. Kamu tidak boleh membiarkan ketakutan mu menghentikan mu untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan.
Aturan 8: Berbicara Sebanyak yang Kamu Bisa. Setelah terbiasa untuk mendengarkan dan berbicara dalam bahasa Inggris setiap hari, maka seharusnya kemampuan mu jadi meningkat dengan pesat. Untuk meningkatkannya ke tingkat yang lebih tinggi lagi, kamu juga harus mempraktekkannya dengan orang yang benar-benar berbahasa Inggris, sesering mungkin.
Aturan 9: Belajar Dengan Pelan dan Mendalam adalah yang Terbaik. Jika kamu terlalu banyak mempelajari kalimat dalam waktu yang singkat, maka pemahaman mu mengenai masing-masing kalimat akan menjadi kurang dan dangkal. Rahasia untuk belajar bahasa Inggris secara mudah dengan mempelajari setiap kata dan kalimat secara mendalam. Sebab, mengetahui defenisi saja tidaklah cukup. Menghapalnya untuk menghadapi ujian itu juga belumlah cukup.
Untuk menjadi cukup, kamu harus memasukkan kata-kata dan kalimat tersebut jauh ke dalam otak mu. Agar bisa berbicara dalam bahasa Inggris dengan mudah, kamu harus mengulang setiap pelajaran sesering mungkin. Kamu harus belajar bahasa Inggris secara mendalam. Learn deeply, speak easily.
Aturan 10: Bayangkan Masa Depan. Jika saat ini kamu tidak punya hobby atau hasray, cobalah ide berikut ini. Tutup mata mu. Bayangkan diri mu sedang berada di masa depan. Saat itu, kamu bisa berbahasa Inggris dengan fasih. Kamu sedang berbicara dengan seseorang. Bisakah kamu membayangkannya? Siapa orang yang sedang kamu ajak berbicara? Apakah president Amerika? President perusahaan tempat mu bekerja? Britney Spears? David Beckham?
Di dalam imajinasi mu itu, kamu sedang tertawa dan bercanda. Kamu bisa mengerti semua yang mereka ucapkan. Dan sebaliknya, mereka juga mengerti semua yang kamu ucapkan. Saat itu, kamu sedang menikmati masa-masa yang menyenangkan karena kamu sudah bisa berbahasa Inggris dengan fasih. Lihatlah di kaca. Pandanglah diri mu. Pertahankan image tersebut di dalam pikiran mu, jadikan itu sebagai target. Berbuatlah sesuatu setiap hari agar impian mu itu menjadi kenyataan.
Aturan 11: Gunakan Semua Resources. Meski mungkin saat ini jika kamu sudah belajar bahasa Inggris di sekolah atau di tempat kursus, bukan berarti bahwa kamu tidak boleh belajar di luar kelas. Dengan menggunakan semua resources, metode dan sarana yang ada, itu akan membantu mu dalam mempercepat dan mempermudah proses belajar bahasa Inggris. Ada banyak macam cara yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. Jadi, kenapa kamu membatasi diri?
Hal lain yang harus dilakukan saat mempelajari bahasa Inggris adalah dengan memastikan diri untuk menggunakan semua resources yang di miliki. Meski banyak orang yang mengambil kursus bahasa Inggris, tapi mereka umumnya mengabaikan internet. Padahal internet adalah resources terbesar yang penah ada yang bisa kita gunakan untuk mempelajari bahasa Inggris.
Internet adalah resources yang fantastis untuk mempelajari hampir apa saja, terlebih lagi untuk belajar bahasa. Bukan cuma karena di internet ada begitu banyak website yang bisa di gunakan untuk melatih kemampuan membaca, tapi juga di sana banyak tersedia file-file audio yang bisa di download dan digunakan sebagai materi latihan. Resources yang digunakan adalah bagian yang sangat penting dalam proses mempelajari bahasa asing, dan jika kamu ingin membuat proses belajar jadi lebih mudah, gunakan semua sarana yang tersedia, baik secara online maupun offline.
Aturan 12: Kelilingi Diri Dengan Bahasa Inggris. Cara terbaik untuk melatih otak agar bisa berpikir dan memahami suatu bahasa adalah dengan membenamkan diri ke dalam bahasa tersebut sedalam mungkin, dan melingkupi diri dengan bahasa tersebut. Antara lain dengan cara membuat catatan dalam bahasa Inggris, menempatkan buku-buku berbahasa Inggris di kamar, mendengarkan siaran radio dari stasiun yang berbahasa Inggris, menonton berita, film, dan acara televisi yang berbahasa Inggris, berbicara dalam bahasa Inggris dengan teman setiap kali memungkinkan, dan lain-lain. Semakin banyak materi yang mengelilingi mu, semakin cepat kamu akan belajar dan semakin besar kemungkinan mu untuk mulai “berpikir dalam bahasa Inggris.”
Aturan 13: Rekam Diri Sendiri. Tips lain yang akan meningkatkan kemampuan membaca dalam bahasa Inggris adalah membaca dengan keras. Sambil membaca, rekam suara mu ke dalam tape recorder. Kemudian, dengarkan rekaman mu tersebut sambil membaca ulang bacaan tersebut. Dengan merekam dan mendengarkan suara mu sendiri, secepatnya kamu akan terbiasa untuk mendengarkan diri mu berbicara dalam bahasa Inggris. Saat kamu terbiasa mendengarkan diri mu berbicara dalam bahasa Inggris, maka bahasa Inggris akan mulai terasa natural untuk mu. Ini akan mempermudah mu untuk mempelajari bahasa Inggris.
Aturan 14: Lupakan Menulis. Untuk belajar bahasa Inggris, kamu tidak perlu menulis. Seberapa sering kamu berkomunikasi setiap hari dengan cara berbicara dan mendengar? Seberapa sering kamu berkomunikasi dengan cara membaca dan menulis? Keseimbangan yang sama juga harus diterapkan saat mempelajari bahasa Inggris. Bagi sebagian besar orang, ini berarti bahwa lebih dari sembilan puluh persen waktu mereka seharusnya digunakan untuk belajar berbicara dan mendengar. Dengan begitu, kamu bisa belajar lebih banyak dalam jumlah waktu yang tersedia. Kamu bisa mengkonsentrasikan diri untuk lebih menguasai skill speaking and listening.
Aturan 15: Perbaiki! Perbaiki! Perbaiki! Jika kamu memperbaiki, maka kamu akan mendapat peningkatan sebanyak 100 persen dari apa yang kamu pelajari. Memperbaiki artinya meninjau ulang. Kamu harus menggunakan metode ini secara sistematis. Saat mempelajari sesuatu yang baru, kamu harus mencatatnya. Kemudian kamu harus meninjaunya kembali, paling tidak sebanyak tiga kali: yaitu setelah 1 hari, 1 minggu, dan satu bulan.
Aturan 16: Sedikit Demi Sedikit, Bekerjalah dengan Cerdas bukan dengan Keras. Berbagai riset menunjukkan bahwa cara belajar sedikit demi sedikit setiap hari itu jauh lebih efektif ketimbang mempelajari semuanya dalam satu sesi besar seminggu sekali. Jadikan proses belajar bahasa Inggris sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari. Sama seperti belajar naik sepeda atau olah raga, apapun yang dilakukan setiap hari, akan menjadi suatu kebiasaan dan keahlian.
Belajarlah bahasa Inggris sedikit demi sedikit setiap hari, dan kamu akan menjadi ahlinya. Jika kamu memutuskan untuk belajar bahasa Inggris selama 20 jam setiap hari, apakah kamu akan menjadi seorang ahli? Bagaimana jika kamu menghabiskan waktu selama 20 jam setiap hari untuk latihan sepakbola? Pada tahap awal, kamu mungkin akan melihat peningkatan yang pesat. Tapi lama kelamaan, kamu pasti akan kelelahan.
Dari pada cuma memfokuskan perhatian pada jumlah waktu atau jumlah materi yang kamu pelajari, lebih baik bekerjalah dengan lebih cerdas. 5 menit yang digunakan untuk berlatih dengan penuh konsentrasi akan lebih berharga dari pada 5 jam yang digunakan untuk mempelajari grammar yang membosankan. Waktu mu begitu penting, sebab kamu tidak akan pernah mendapatkannya lagi. Jadi, bekerjalah dengan cerdas, bukan dengan keras.
Aturan 17: Berhati-hatilah Saat Membeli. Saat kamu membeli buku atau CD, belilah dari berbagai perusahaan yang berbeda. Sebabnya adalah karena banyak CD di Indonesia ditulis oleh orang yang tidak berbahasa Inggris. Karena itulah umumnya banyak mengandung kesalahan. Tapi jika kamu membeli berbagai macam buku dan CD, maka kamu akan tahu mana yang benar-benar bagus dan mana yang kurang atau tidak bagus.